Tugas berat Liam Rosenior di Chelsea langsung terlihat sejak ia ditunjuk menggantikan Enzo Maresca di tengah performa The Blues yang tidak stabil. Minim pengalaman di Liga Primer, ditambah status Chelsea sebagai klub elite, membuat tantangan yang dihadapi Rosenior jauh dari kata ringan. Ia datang ke Cobham saat The Blues berada di situasi genting, dengan performa tim yang inkonsisten dan kepercayaan publik yang menurun.
Debutnya saat Chelsea menghadapi Charlton di Piala FA memang berjalan aman, tetapi laga tersebut hanyalah pemanasan. Tantangan sesungguhnya menanti Rosenior di kompetisi Liga Primer dan Liga Champions, di mana setiap kesalahan akan disorot tajam.
Berikut enam tugas berat yang harus segera diselesaikan Liam Rosenior di Chelsea.
1. Mengembalikan Keangkeran Stamford Bridge
Salah satu masalah terbesar Chelsea musim ini justru datang dari kandang sendiri. Dari sepuluh laga kandang di musim 2025/26, Chelsea hanya mampu meraih empat kemenangan. Kekalahan dari Aston Villa dan hasil imbang kontra Bournemouth menjadi sinyal bahaya yang nyata.
Stamford Bridge yang dulu dikenal sebagai benteng tak tertembus kini kehilangan aura intimidatifnya. Tekanan dari tribun, dipicu kekecewaan terhadap manajemen era Boehly-Clearlake, sering kali justru menurunkan kepercayaan diri skuad muda Chelsea.
Tugas Rosenior jelas:
- Memperbaiki performa kandang
- Membangun kembali hubungan emosional dengan suporter
- Mengembalikan rasa takut lawan saat bertandang ke Stamford Bridge

2. Mengatasi Penurunan Performa Cole Palmer
Cole Palmer adalah jantung kreativitas Chelsea, tetapi performanya belum kembali ke level terbaik pasca cedera. Gangguan pangkal paha dan cedera jari kaki membuat konsistensinya menurun, meski ia sempat mencetak gol penting.
Dalam tujuh pertandingan terakhir, kontribusinya masih jauh dari ekspektasi. Padahal, Palmer adalah kunci dalam mengubah dominasi permainan menjadi gol.
Rosenior harus menemukan formula terbaik agar Palmer kembali:
- Lebih bebas bergerak
- Tidak terbebani secara fisik maupun mental
- Menjadi pusat serangan Chelsea
3. Mengubah Penguasaan Bola Menjadi Kemenangan
Chelsea kerap mendominasi penguasaan bola, namun gagal memenangi pertandingan. Hasil imbang melawan Bournemouth dan kekalahan dari Aston Villa menjadi contoh nyata bagaimana dominasi tanpa efektivitas tidak berarti apa-apa.
Sebagai pelatih dengan filosofi berbasis penguasaan bola, Rosenior dihadapkan pada dilema:
- Beradaptasi dengan gaya lebih pragmatis
- Atau meningkatkan kualitas penyelesaian akhir tim
Peran pemain kreatif seperti Palmer, Joao Pedro, dan para winger akan sangat menentukan dalam membongkar pertahanan rapat lawan.
4. Membangkitkan Alejandro Garnacho
Kedatangan Alejandro Garnacho dari Manchester United sempat dianggap sebagai transfer cerdas. Namun, sejauh ini performanya belum konsisten. Ia sering menghilang dalam pertandingan dan melakukan kesalahan defensif yang merugikan tim.
Dengan reputasi Rosenior sebagai pelatih yang piawai mengembangkan pemain muda, Chelsea berharap:
- Potensi Garnacho bisa dimaksimalkan
- Investasi besar klub tidak terbuang sia-sia
- Garnacho kembali percaya diri dan efektif di sisi sayap
5. Menjaga Keunggulan dan Konsistensi Tim
Chelsea termasuk tim yang paling sering kehilangan poin setelah unggul. Musim ini, hanya Bournemouth yang lebih buruk dalam statistik tersebut di Liga Primer.
Masalah ini menunjukkan:
- Kurangnya ketenangan
- Minimnya pengalaman
- Lemahnya manajemen pertandingan
Jika Rosenior ingin sukses, ia harus menanamkan mentalitas pemenang dan memastikan timnya mampu mempertahankan intensitas hingga peluit akhir.
6. Memperbaiki Masalah Disiplin
Disiplin menjadi noda besar Chelsea musim ini. Kartu merah Marc Cucurella saat melawan Fulham menambah daftar panjang pelanggaran yang merugikan tim. Total tujuh kartu merah (delapan termasuk staf) adalah angka yang mengkhawatirkan.
Rosenior perlu mengambil sikap tegas, baik di dalam maupun luar lapangan, untuk:
- Mengurangi kartu tidak perlu
- Meningkatkan pengambilan keputusan pemain
- Menjaga stabilitas tim dalam pertandingan penting
Kesimpulan
Liam Rosenior datang ke Chelsea di momen yang penuh tekanan. Posisi di klasemen belum aman, tiket Liga Champions belum terjamin, dan ekspektasi publik sangat tinggi. Meski begitu, dengan pendekatan tepat, disiplin kuat, dan keberanian mengambil keputusan besar, Rosenior masih memiliki peluang untuk membungkam para pengkritik dan membawa Chelsea kembali ke jalur yang benar.
SPESIAL PROMO UNYIL4D :
▶️ Bonus Deposit 10% up to 300.000 ini hanya berlaku untuk setiap member baru
▶️ Bonus Deposit Harian (Dapat Diklaim Setiap Hari)
▶️ Bonus Rollingan Slotgame 0.5%
▶️ Bonus Cashback 15% Tembak Ikan & Live Game (Bonus Diberikan Dengan Nominal Kekalahan Sebesar Rp 250.000)
▶️ Bonus Cashback Sportbook 5%
▶️ Bonus Referral Togel 1%
▶️ Bonus Referral Slot & Casino 0.1%
